No menu items!

2 Langkah Jitu, Cara Merawat Tanaman Tomat Sampai Panen Raya

-

Cara Merawat Tanaman TomatKalau kamu berencana atau sedang menanam tomat, kamu wajib tahu bagaimana cara merawat tanaman tomat setelah bibit yang kamu semai di tanam di bedengan. Berita baiknya, perawatannya sebenarnya relatif lebih mudah ketimbang tanaman lainnya seperti cabai, melon ataupun semangka. 

Karena tanaman ini memiliki kelemahan seperti tidak tahan terhadap genangan air dan mudah terserang penyakit ketika iklim yang tidak sesuai, hanya dengan teknik perawatan yang benar tanaman tomat kamu akan bisa panen dengan maksimal. Nah, bagaimana caranya? Di bawah ini informasinya.

Umur 1 – 14 HST

Setelah benih di tanam di lubang tanam, tanaman tomat perlu adaptasi. Air diperlukan di sini agar tanaman cepat memperoleh asupan air. 

Meskipun tanaman tomat tidak tahan terhadap genangan, bukan berarti tidak memerlukan air. Hanya saja, jumlahnya tidak boleh berlebihan. 

Pengairan paling dibutuhkan pada saat penanaman pada musim kemarau. Tanaman tomat kamu perlu dikocor pada lubang tanam yang bisa dicampur dengan pupuk. 

Cara merawat tanaman tomat selanjutnya adalah penyulaman. Penyulaman dilakukan karena tidak semua benih yang ditanam itu bisa tumbuh sehat. 

Ada sebagian yang mati. Tanaman yang mati ini harus segera kamu ganti pada saat tanaman masih berumur 7-14 hari. Namun, jika setelah 21 hari masih saja ada tanaman yang mati, penyulaman tidak lagi diperlukan agar masa pemanenan bisa dilakukan secara bersamaan.

Baca juga : Budidaya Jamur Merang Tanpa Bibit

Pada usia ini, tanaman tomat kamu harus sudah dipasangi ajir, bilah bambu agar tanaman bisa tumbuh kuat. Ajir ditancapkan seawal mungkin sehingga tidak merusak perakaran benih. 

READ  Sukses Besar, Begini Teknik dan Cara Budidaya Lumut yang Baik

Ketika tanaman tomat mulai tinggi, kamu mesti mengikat tanaman tomat kamu ke ajir. Pengikatan bisa dilakukan dua kali pada bagian bawah dan bagian cabang.

Umur 15 HST – Panen

Setelah umur 15 HST, tanaman tomat yang sehat memiliki batang yang kuat dan tegak. Daun juga tumbuh sehat dengan warna hijau. Namun, daun-daun tanaman tomat kamu juga mesti dipangkas agar mendorong produksi buah yang bermutu. 

Maka, cara merawat tanaman tomat kamu selanjutnya adalah dengan memangkas daun, cabang atau ranting yang tumbuhnya terlalu banyak atau terkena penyakit. Pemangkasan wajib dilakukan tiap 7 hari dengan hanya menyisakan satu cabang dan tiap cabang hanya terdiri dari tiga tandan. Sisakan 5 buah per tandan agar tomat kamu nantinya besar-besar. 

Tanaman di sekitar perakaran dan bedengan haruslah bersih sehingga kamu harus melakukan penyiangan. Gunakan cangkul alau alat lain untuk membersihkan tanaman pengganggu. 

Letakkan tanah hasil penyiangan di sekitar bedengan tanaman tomat. Ini dilakukan agar tanaman tomat kamu memiliki perakaran yang kuat.

Baca juga : Tanaman Melon Masih Kecil

Pemupukan lanjutan juga harus kamu lakukan ketika tanaman tomat kamu berumur 30 hari. Pupuk yang tepat kamu gunakan adalah NPK daun, kompos atau PLP (Pupuk Langsung Pakai). 

Jika tidak, kamu bisa menggunakan pupuk kompos atau pupuk cair jika kamu membudidayakan tomat organik. Kompos bisa dicampur NPK 2 gram per tanaman agar tumbuh optimal.

Cara merawat tanaman tomat organik yang menggunakan pupuk cair wajib disemprotkan pupuk cair dengan kandungan Kalium tinggi pada fase generatif. Lakukan tiap minggu dengan perbandingan 1 : 100 liter air. Takaran tidak boleh lebih dari 2% agar konsentrasi tidak terlalu tinggi.

READ  Budidaya Jamur Merang Tanpa Bibit Komersial, Ini Rahasianya!

Hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah pengendalian hama dan penyakit. Contohnya adalah ulat. Aplikasikan insektisida secara teratur agar tanaman tumbuh sehat. 

Sementara untuk mengatasi lalat buah, kamu bisa menggunakan insektisida sistemik pada umur 1 minggu untuk menghindari buah busuk dan rontok.

Diperlukan ketelitian dan ketekunan sampai pada akhirnya tomat kamu bisa dipanen pada umur 80 – 90 hari. Cara merawat tanaman tomat seperti dijelaskan di atas akan membuat panen tomat kamu sesuai yang diharapkan.

5/5 - (1 vote)

Share this article

Artikel Terbaru

Kategori

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent comments